jangan pernah menunda apapun.
salah satu kalimat yang sangat saya ingin tanamkan baik baik di benak saya. Bicara soal tunda menunda, beberapa tahun belakangan ini saya mengalami battle yang cukup sengit.
Entah sejak kapan, terkadang banyak faktor yang membuat saya 'mager' atau malas gerak. Dan kalau direview ulang, lebih dari 90% faktor-faktor tadi adalah hal-hal remeh yang sepele.
Alasan paling sering yang terlontar adalah 'nanti. masih banyak waktu'
Saya mau berubah, begitu pun saya ingin mengajak kamu sekalian untuk jangan pernah menunda apapun.
Being the eternal deadliner, even seems safe at the end, will make you feel not free. Percaya deh, akan lebih indah kalau kita punya waktu senggang dan senang-senang setelah segala hal yang jadi responsibility kita selesai.
Saya sudah pernah menyakiti beberapa orang yang saya sayangi karena kebiasaan buruk tersebut, lalu berakhir dengan sikap bersalah. Lebih jauh, kebiasaan ini membuat saya unprepared. Misalnya kalau saya tidak terburu-buru maka saya bisa siap 100%, karena menunda-nunda, saya jadi terburu-buru, kesiapan saya pun menurun secara signifikan, apalagi untuk orang-orang yang gampang berubah mood jika ada hal yang dirasa kurang maksimal seperti saya. It has the contagious effect eventually.
Pesan dari seorang (mantan) deadliner a.k.a saya : Lakukan yang terbaik dan gunakan waktumu seefisien mungkin. Hal-hal temeh tidaklah sebanding dengan mimpi dan waktumu yang kian berkejaran terus menerus. Jangan biarkan waktu menang untuk mimpimu. Sayangi mereka yang tulus menyayangimu, jangan pernah kecewakan mereka, buat senyummu sebagai perindah hidup mereka. Menunda bukanlah jawaban bagi masa menuamu. Jadi, lakukan sekarang! :)





0 komentar:
Posting Komentar